Seputar Kalimat ‘Insya Allah.

Sahabat sudaraku fillah..
Ternyata kalimat ‘Insya Allah’ ini memiliki sejarah yang cukup panjang dalam Al-Qur’an.

Dimulai dengan jawaban Nabi Ismail kepada Nabi Ibrahim Alaihissalam, untuk melaksanakan perintah berkurban, “Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang bersabar.” (QS. Al-Saffat ayat 102).

Nabi Musa juga menggunakan kalimat ini ketika berjanji kepada Nabi Khidir untuk mengikuti arahannya dalam menuntut ilmu.

Nabi Musa alaihissalam berkata, “Insya Allah engkau akan

mendapatiku sebagai orang yang bersabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusanpun.” (QS. Al-Kahfi ayat 69).

Kalimat ini juga diperintahkan untuk digunakan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta umatnya saat mengucapkan sesuatu yang akan dilaksanakan.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, "Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu : 'Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali dengan menyebut (Insya Allah).' Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah : 'Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini.'." (QS. Al-Kahfi : 23-24).

Nah, mulai sekarang mari ucapkan Insya Allah saat kita berjanji atau mengucapkan sesuatu yang akan dilaksanakan.

Jangan jadikan kalimat ini sebagai alasan untuk lengah berusaha dan berikhtiar untuk mewujudkannya, agar Allah subhanahu wa ta’ala merahmati dan memberikan kemudahan bagi kita semua.

Insya Allah.. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar